Kamis, 26 Januari 2017

Yuk Ajari Anak Adab Makan yang Baik

Ada seorang guru bijak, pernah menyampaikan bahwa mengajari anak di usia dini ibarat mengukir diatas batu. Tidak mudah, butuh kesabaran namun hasilnya akan bertahan, bahkan bisa menjadi sesuatu yang akan di pedomani sepanjang hayatnya. Oleh karena itu, yuk kita benahi lagi niat, kita kumpulkan lagi semangat untuk mendidik anak-anak kita dengan ilmu dan etika yang baik. Harapannya, semoga kelak anak-anak kita menjadi salah satu generasi yang ikut membawa angin perubahan untuk kebaikan ummat dan negeri.
yuk ajari anak adab makan yang baik
Seringkali kita lihat, di lingkungan sekitar banyak anak-anak, remaja bahkan orangtua yang masih belum menerapkan etika dalam hal makan dan minum. Ada sebuah kejadian yang bisa dipetik hikmahnya. Di sebuah restoran, ada seorang laki-laki, seorang perempuan dan 2 anak kecil. Asumsiku, mereka sebuah keluarga. Selesai makan, mereka merapikan sisa makanan; tissu bekas, piring, sendok dan gelas. Tissu bekas mereka taruh diatas piring kotor dan piring-piring pun mereka tumpuk. Kemudian mereka cuci tangan dan meninggalkan tempat. Di meja sebelah, ada 3 orang dewasa, mereka pun telah selesai makan. Namun bedanya, di meja ini sisa makanan dan peralatannya terlihat berantakan. Tissu bekas berserakan di meja. Mungkin mereka ini berpikir, ahh kami khan sudah membayar makanan ini beserta pelayanannya, biarkan saja toh sudah ada pelayan.

Kejadian seperti ini mungkin pernah kita alami, itulah yang terjadi jika meremehkan hal yang terlihat sepele. Jadi yuk, mulai sekarang, berubahlah menjadi individu yang lebih baik. Meminjam istilah dari Aa Gym, perubahan ke arah yang lebih baik, bisa dilakukan dengan 3 M :
1. Mulai dari diri sendiri
2. Mulai dari hal kecil
3. Mulai saat ini juga, jangan di tunda-tunda lagi

Al-Ghazali telah menyimpulkan etika makan ke dalam ungkapan sebagai berikut; "Sesungguhnya mula-mula yang menguasai watak seorang anak ialah rakus dalam hal mengkonsumsi makanan. Untuk itu, ia harus di didik cara makan yang baik dengan mengajarinya etika-etika berikut :

1. Mengambil makanan dengan tangan kanannya;
2. Saat hendak mengambilnya, membaca bismillaahirrohmaanir rohiim dan jika telah selesai makan, mengucapkan alhamdulillaah;
3. Hendaknya mengkonsumsi makanan yang dekat dengannya dan mengecilkan suapannya;
4. Tidak tergesa-gesa mengambil makanan sebelum yang lain mengambilnya;
5. Tidak memelototi makanan yang ada di depannya dan juga orang-orang yang makan bersamanya;
6. Tidak tergesa-gesa menelan suapan sebelum mengunyahnya dengan baik;
7. Tidak berturut-turut dalam menyuapkan makanan;
8. Tidak mengotori pakaiannya;
9. Tidak mencela makanan yang disajikan kepadanya, jika makanan itu disukai, ia langsung memakannya dan jika tidak ia sukai, tinggalkanlah tanpa mencelanya;
10. Hendaknya suatu waktu, sang anak di biasakan makan tanpa memakai lauk pauk yang banyak sehingga anak belajar menerima makanan yang sederhana."

Demikian, semoga bermanfaat. Aamiin

Pejalan apa adanya, anti hoax, suka makanan tradisional, suka bacaan yang ringan dan sesekali menulis.


EmoticonEmoticon