Senin, 20 April 2015

Jimat Bertuah

Mengutip dari koran Tempo (10/04/2015), FEB adalah salah satu anggota komplotan perampokan jalanan yang tertangkap. Dia menjadi tersangka perampokan yang ditangkap akhir bulan lalu. Menurut pengakuannya, dia berani merampok karena memiliki jimat. Dia percaya tuah jimat yang dibawanya, bisa membuat dia kebal. Jimat itu berupa kain hitam berbentuk rompi yang bertuliskan aksara Arab. Masih menurut pengakuannya, jimat tersebut dia peroleh dari gurunya di Sukabumi. FEB yakin dan percaya, jimat itu mampu melindunginya karena puluhan kali merampok, dia selalu berhasil dan lolos dari pengepungan pihak berwajib.

jimat bertuah

Pada tahun 2000-an, kalo tidak salah, muncul fenomena laskar-laskaran yang dibentuk untuk membela tokoh yang di idolakannya ataupun ormasnya. Salah satu yang masih kuingat, muncul salah satu laskar yang mengklaim anggotanya berani mati dan memiliki kemampuan ilmu kebal. Sesuatu yang menurutku aneh, karena mereka mengaku muslim. Dari buku-buku sejarah perkembangan awal Islam yang pernah kubaca, dapat dipastikan bahwa  Rasullullah dan para sahabatnya tidak memiliki ilmu kebal. Dalam perang Uhud misalnya, Rasullullah mendapatkan banyak luka di tubuhnya karena serangan anak panah dari pihak musuh. 

Para sahabat terbaik, Khulafaur Rasyidin (Umar bin Khattab, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib) terbunuh oleh musuh dengan cara licik. Umar bin Khattab ra ditusuk oleh Abu Lu’luah, saat sedang shalat Shubuh. Abu Lu’luah adalah seorang Majusi yang menjadi budaknya Mughirah bin Syu’bah. Sedangkan Ustman bin Affan dibunuh oleh para pemberontak akibat fitnah yang ditimbulkan oleh Abdullah bin Saba'. Dia adalah seorang Yahudi yang berasal dari Yaman. Sahabat sekaligus menantu Rasullullah, Ali bin Abi Thalib terbunuh oleh kaum khawarij. Dalam sejarah, disebutkan bahwa tusukan pedang Abdurahman bin Muljam di bagian kepala Ali bin Abi Thalib menyebabkan luka yang sangat serius, yang akhirnya membuat sebab beliau wafat.

Rangkaian kejadian yang memilukan ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu kebal bukan berasal dari Islam. Sungguh aneh jika ada seorang muslim mengaku memiliki ilmu kebal, sementara Rasullullah dan para sahabat terbaik tidak memilikinya. Bohong besar, kalo ada pengamal ilmu kebal yang menyatakan bahwa ilmu ini berasal dari ajaran Islam karena mempunyai mantera-mantera dari Al Qur'an dan berbagai rajah yang menggunakan bahasa Arab dan tulisan Arab gundul. 

Fenomena percaya dengan kekuatan selain dari Allah, ikut tumbuh subur seiring dengan maraknya bisnis batu akik yang berkembang pesat. Meski sebagian penggemar batu akik hanya mengkoleksi batu karena keindahannya, namun tak sedikit pula yang percaya bahwa batu akik membawa tuah tertentu. Ini hanya akal-akalan dari pemilik batu untuk menaikkan harga jualnya. Tidak hanya batu tertentu sih yang diklaim memiliki tuah, tapi berbagai macam benda lainnya, seperti rajah, fosil, senjata tradisional. Benda-benda itu diklaim jika dipakai memiliki tuah bagi pemakainya, seperti menaikkan wibawa, menjadi jimat pengasihan, melancarkan rejeki, melariskan dagangan dan lain sebagainya.

Fenomena seperti ini berkembang, bisa jadi karena faktor kepercayaan diri dari para pemilik jimat yang rendah. Mereka tidak percaya diri dengan kemampuannya. Sebagai contoh; ada seorang karyawan memakai jimat pengasihan agar di sukai oleh atasannya. Padahal kalo si karyawan tersebut mempunyai kemampuan yang baik dan profesional, tentu dia akan di sukai oleh atasan dan para koleganya, tanpa perlu memakai jimat. Oleh karena itu, yuk kita biasakan belajar dan meningkatkan kemampuan diri, agar kita terhindar dari kebodohan dan praktek-praktek yang berujung pada kesyirikan. Semoga kita terhindar dari keburukan dan kebodohan... Aamiin...

Pejalan apa adanya, anti hoax, suka makanan tradisional, suka bacaan yang ringan dan sesekali menulis.

2 komentar

koar-koar berani mati, ya, ternyata pakai jimat.. hehe..

Iya... aneh tapi nyata hehee...


EmoticonEmoticon