Rabu, 15 April 2015

Agar Tulisan Berada di Peijwan

Seorang blogger pasti menginginkan tulisannya bisa nangkring di peijwan. Tak terkecuali blogger abal-abal seperti diriku. Dari penjelasan para mastah, ternyata ada beberapa hal yang menarik Gugel untuk menempatkan sebuah tulisan di peijwan. Terlepas dari ilmu SEO -aku samasekali gak paham dengan ilmu SEO- , tulisan yang disukai oleh Gugel setidaknya harus memiliki informasi yang dibutuhkan oleh pengguna internet. Konten is king masih tetap bisa diandalkan, meski Gugel selalu memperbarui algoritmanya. Konten yang jelas, unik dan informatif tetap bisa diandalkan untuk menaiki posisi peijwan.

caraku berusaha agar tulisan berada di peijwan

Untuk membantu menganalisa tulisan sebelum di posting, biasanya aku melakukan beberapa langkah dan memakai beberapa tools yang kupikir dapat meningkatkan kualitas dari tulisan. Diantaranya seperti ini :

1. Penghitung kata (word count)
Tulisan yang informatif, menurut para mastah terdiri dari sedikitnya 450 kata. Lebih banyak tentu lebih baik, dengan catatan; penjelasannya tetap relevan dengan topiknya. Sering kita temukan dua tulisan yang mengangkat topik yang sama. Misalnya tentang cara membuat recent comment menggunakan avatar. Tulisan pertama mengandung kata tidak lebih dari 300, sementara tulisan kedua mengandung kata hampir 1000. Meski tulisan pertama diposting terlebih dahulu, namun nyatanya tulisan kedua mampu mengalahkan tulisan pertama dalam perebutan posisi peijwan. Mungkin Gugel membaca bahwa tulisan kedua lebih informatif dan juga memiliki kombinasi kata atau kalimat yang lebih banyak dalam kata kunci pencarian di search engine. Untuk menghitung kata dalam tulisan, kita bisa menulis draft di ms word agar jumlah kata secara otomatis bisa diketahui. Namun kalo males menulis di ms word, kita bisa membuat sendiri penghitung kata di laman blog, seperti yang kubuat di laman ini.

2. Cek keunikan konten
Tulisan yang panjang lebar juga belum tentu disukai oleh Gugel jika memiliki duplikat knten yang terlalu banyak dengan blog lain. Informasi yang unik, berbeda dengan yang disajikan oleh blog lain tentu menarik perhatian Gugel. Menurutku, ambang batas keunikan sebuah konten minimal 85% agar dapat bersaing dengan yang lain. Cara ngeceknya sangat mudah. Banyak penyedia jasa gratisan untuk mengecek keunikan konten. Salah satunya yang sering aku pakai adalah plagiarisma. Ada beberapa alternatif cara yang ditawarkan; bisa dengan copas draft tulisan kita, kemudian cek atau dengan mengupload draft tulisan. Namun aku sendiri lebih memilih cara pertama, untuk menghindari agar tulisan kita tidk disalahgunakan.

3. Share tulisan ke berbagai search engine secara otomatis
Setelah kita yakin bahwa tulisan kita cukup informaif dan unik, saatnya tulisan tersebut kita posting. Nah, agar cepat terindex oleh mesin penelusur, kita dapat memanfaatkan fasilitas gratisan untuk menshare tulisan ke berbagai mesin penelusur secara otomatis. Salah satu yang bisa kita pakai adalah fasilitas dari Googleping. Caranya sangat mudah, kita hanya memasukkan beberapa informasi yang dibutuhkan, seperti; nama blog, url home atau url tulisan, trus klik ping, maka tulisan kita secara otomatis akan tersebar ke berbagai mesin penelusur, sehingga kemungkinan untuk nangkring di peijwan akan lebih besar.

Demikian tips singkat, caraku berusaha agar tulisan berada di peijwan. Masih banyak cara-cara yang bisa ditempuh. Mungkin ada sahabat yang mau berbagi denganku? Silakan tulis di kolom komentar... Thanks ya...

Pejalan apa adanya, anti hoax, suka makanan tradisional, suka bacaan yang ringan dan sesekali menulis.

2 komentar

Terima kasih.. segera meluncur ke googleping..

Sami2... Tks juga ya, udah meluncur kemari...


EmoticonEmoticon